Kajian Struktur Vegetasi dan Keanekaragaman Anura di Kebun Raya Liwa, Lampung Barat
Abstract
Anura adalah salah satu jenis bioindikator kualitas lingkungan. Vertebrata ini sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan sehingga dapat digunakan untuk menganalisis suatu kondisi ekosistem. Kebun Raya Liwa, Lampung Barat, memiliki keanekaragaman jenis hewan yang cukup banyak dan letaknya di dataran tinggi dengan iklim tropis yang lembab menjadikannya sebagai salah satu area dengan potensi tinggi sebagai kawasan konservasi dan habitat Anura. Penelitian ini dilakukan pada 5 – 20 Januari 2025 di Kebun Raya Liwa, Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Anura, kondisi vegetasi, habitat serta korelasi antara kondisi vegetasi terhadap keanekaragaman Anura di Kebun Raya Liwa. Penelitian ini menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) dengan jalur transek yang terdapat plot 10x10 meter sebanyak 2 plot pada setiap lokasi pengambilan data. Adapun lokasi yang ditentukan adalah area taman (lokasi A) dan area dekat sungai (lokasi B) yang memiliki struktur vegetasi berbeda. Setelah itu, data dianalisis dengan indeks keanekaragaman, kekayaan jenis, kemerataan untuk anura dan analisis vegetasi meliputi, kerapatan, frekuensi dan dominansi untuk tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan kondisi vegetasi di Kebun Raya Liwa cukup rapat dengan INP tertinggi dimiliki oleh rumput gajah mini (Axonopus compressus) dan keanekaragaman Anura di Kebun Raya Liwa yaitu terdapat 8 spesies dengan jumlah individu 18 ekor di stasiun 1, sedangkan di stasiun 2 terdapat 4 spesies dengan total 8 individu. Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif antara keanekaragaman satwa, khususnya katak, dengan kondisi vegetasi
