MITIGASI KONFLIK MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI KAMPUS IPB DRAMAGA

  • Sutan Sahala Muda Marpaung IPB University
  • Burhanuddin Masy’ud IPB University
  • Dini Hardiani Has IPB University

Abstract

Intisari Monyet ekor panjang memiliki penyebaran habitat pada lokasi – lokasi yang memiliki tingkat aktivitas manusia yang tinggi. Dekatnya habitat monyet ekor panjang dengan lokasi aktivitas manusia dapat meningkatkan interaksi antara monyet ekor panjang dengan manusia yang akan meningkatkan potensi terjadinya konflik manusia dan satwa liar. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis kondisi dan daya dukung habitat monyet ekor panjang, Menganalisis kondisi populasi, sebaran, pergerakan, dan aktivitas monyet ekor panjang dan Menganalisis konflik yang terjadi dan solusi konflik antara manusia dan monyet ekor panjang. Penelitian ini dilaksanakan di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada 17 Oktober 2021 sampai 7 Novermber 2021. Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini antara lain teropong binokuler, GPS receiver, pita meter, tali rafia, kamera digital, stopwatch, tally sheet pengamatan serta alat tulis. Objek penelitian yaitu kelompok monyet ekor panjang yang terdapat di Kampus Institut Pertanian Bogor. Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi. Penetuan lokasi sampling dilakukan di tiga lokasi yaitu Hutan Alhurriyah, Hutan Rekotorat dan Arboretum Bambu. Jarak ini untuk mengambil data pada tempat yang mudah dan sulit dijangkau. Pada setiap lokasi sampling dibuat petak-petak dengan ukuran 2 x 2 m2, 5 x 5 m2, 10 x 10 m2, dan 20 x 20 m2. Berdasarkan Hasil Penelitian di 3 lokasi pengamatan dengan total 10 responden, 30% responden menyatakan bahwa jumlah monyet ekor panjang yang ditemukan sekali perjumpaan berkisar 21 – 30 ekor. Beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya gangguan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) salah satunya dapat dikarenakan terbatasnya pakan monyet ekor panjang di hutan.


 


Kata kunci Monyet ekor panjang, Mitigasi, Konflik.

Author Biography

Burhanuddin Masy’ud, IPB University

Dosen Prodi Pascasarjana Konservasi Biodiversitas Tropika, IPB University

References

[1] Abdullah Z. 2017. Pendugaan parameter demografi dan sebaran jenis tumbuhan pakan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Kampus IPB Darmaga Bogor. [Tesis]. Bogor (ID): Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
[2] Aldrich-Blake FPG. 1980. Long-tailed macaques, dalam Chivers DJ (ed.). 1980. Malayan Forest Primates: Ten Years’ Study in Tropical Rain Forest. New York (US): Springer.
[3] Anggraeni IWS.2013. Populasi dan Habitat Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo dan Sekitarnya Surabaya. [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
[4] [BMKG] Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. 2010. Curah Hujan Bulanan Kota Depok Tahun 2010. BMKG Stasiun Klimatologi Darmaga. Bogor.
[5] Bramblett CA. 1994. Patterns of Primate Behaviour, Ed ke-2. Illinois (USA): Waveland Pr.
[6] Chievers DJ, Raemakers JJ, Aldrich-Blake FPG. 1975. Long term observations of siamang behaviour. Folia Primatologica. 23 (1): 1-49.
[7] Dharmawan A, Ibrahim, Taurita H, Suswono H, Susanto P. 2005. Ekologi Hewan. Malang (ID): Penerbit Universitas Negeri Malang.
[8] Farida H. 2008. Aktivitas makan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta. [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
[9] Giovana D. 2015. Aktivitas Harian dan Wilayah Jelajah Lutung Jawa (Trachypithecus Auratus Raffles 1821) Di Resort Bama Taman Nasional Baluran. [Tesis]. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor.
[10] Hambali K, Ismail A, Zulkifli SZ, Md-Zain BM, Amir A. 2012. Human-Macaque Conflict and Pest Behavior of Long-tailed Macaques (Macaca fascicularis) in Kuala Selangor Nature Park. Tropical Natural History. 12(2): 189-205, October 2012.
[11] Hidayat A. 2012. Studi populasi dan pola penggunaan ruang monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Hutan Pendidikan Gunung Walat. [Tesis]. Bogor: Program Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.
[12] Kwarnas I. 2005. Ukuran Populasi dan Aktivitas Harian Fonti (Macaca togeanus) di Pulau Malenge Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah. [Tesis]. Bogor (ID): Program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Lekagul B, McNeely JA. 1977. Mammals of Thailand. Bangkok (TH): Kurusapha Ladprao Press, Sahakarnbhat Co, Bangrak.
[13] Masyitoh G. 2015. Pendugaan parameter demografi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis Raffles 1821) di Situ sangiang Taman Nasional Gunung Ciremai. [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
[14] MacKinnon JR, MacKinnon KS. 1980. Niche differentiation in primate communication. Di dalam: Chievers DJ, editor. Malayan Forest Primates. New York (US): Plenum Press.
[15] Mustari AH, Zulkarnain I, dan Rinaldi D. 2014. Keanakaragaman Jenis Dan Penyebaran Mamalia Di Kampus IPB Dramaga Bogor. Media Konservasi. 19 (2) :117-125.
[16] Nasution EK, Swandyastuti, Wiryanto. 2011. Aktivitas harian dan populasi monyet ekor panajng (Macaca fascicularis) di Kawasan Wisata Cikakak Wangon Surakarta. Jurnal Cendikia. 17(3) : 190 – 195.
[17] Norton-Griffiths M. 1978. Counting Animals. Nairobi (KE): Serengeti Ecological Monitoring Programme.
[18] Oryza O, Setyawati TR, Riyandi. 2019. Gangguan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) sekitar permukiman di Desa Tumuk Manggis dan Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Sambas, Kalimantan Barat. Protobiont. 8(1): 27-31.
[19] Poirer FE, Smith EO. 1974. The crab-eating macaque (Macaca fascicularis) of Angaur Island, Palau, Micronesia. Folia Primatology. 22: 258-306.
[20] Ruhama DH, Hadi T. 2019. Makanan dan minuman yang dikonsumsi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Kawasan Wisata Ekosistem Manggrove Kuala Langsa Provinsi Aceh. Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA. 2 (1): 36-40.
[21] Santosa Y, Hidayat A, Mustari AH. 2013. Studi populasi dan pola penggunaan ruang monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Hutan Pendidikan Gunung Walat. Media Konservasi. 18(1): 40-46.
[22] Saputra KGW, Watiniasih NL, Gintara IK. 2012. Aktivitas Harian Kera Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Di Taman Wisata Alam Sangeh, Kabupaten Badung, Bali. [Jurnal]. Bali (ID):Universitas Udayana.
[23] Sari DP, Suwarno, Saputra A, Marjono. 2015. Studi Perilaku Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Grojogan Sewu Tawangmangu, Karanganyar [Jurnal]. Surakarta (ID): Universitas Sebelas Maret.
[24] Sinaga SM, Achaitra NA, Utomo P, Hadi S. 2011. Pemanfaatan habitat oleh monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Kampus IPB Darmaga. [Artikel]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
[25] Soma IG, Wandia IN, Suatha IK, Widyastuti SK, Ompis ALT, Arjentinia GY. 2009. Dinamika populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di hutan wisata Alas Kedaton Tabanan. Buletin Veteriner Udayana. 1(2):47-53
[26] Surya RA. 2010. Penentuan ukuran populasi minimum lestari monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) berdasarkan parameter demografi (Studi kasus di Provinsi Lampung). [Tesis]. Bogor (ID): Program Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.
[27] Suwarno. 2014. Studi Perilaku Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Pulau Tinjil. [Jurnal]. Surakarta (ID): Universitas Sebelas Maret.
[28] Tarumingkeng RC. 1994. Dinamika Populasi Kajian Ekologi Kuantitatif. Jakarta (ID): Pustaka Sinar Harapan dan Universitas Kristen Krida Wacana.
[29] Widyanti DR. 2001. Aktivitas Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) dan Pengaruhnya Terhadap Pengelolaan Lahan Hutan Rakyat (Study Kasus di Dusun Nyemani, Desa Siduarjo, Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta). [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
[30] Yusril. 1999. Pendugaan beberapa parameter demografi populasi beruk (Macaca nemestrina Linnaeus 1766) di Hutan Konservasi HTI PT. Musi Hutan Persada Provinsi Dati I Sumatera Selatan. [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor
Published
2023-05-09
How to Cite
MARPAUNG, Sutan Sahala Muda; MASY’UD, Burhanuddin; HAS, Dini Hardiani. MITIGASI KONFLIK MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI KAMPUS IPB DRAMAGA. Seminar Nasional Konservasi, [S.l.], p. 55-67, may 2023. ISSN 3024-9023. Available at: <https://semnaskonservasi.lppm.unila.ac.id/index.php/files/article/view/11>. Date accessed: 30 nov. 2025.