Menyingkap Potensi Antijamur Avicennia Alba: Analisis Fitokimia Menuju Terobosan Fungisida Masa Depan
Abstract
Tanaman mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, Avicennia alba adalah salah satu spesies yang mampu beradaptasi di lingkungan ekstrem karena kandungan metabolit sekundernya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan senyawa antijamur dalam jaringan daun A. alba menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan identifikasi potensi A. alba sebagai biofungisida. Penelitian dilaksanakan dengan tahapan meliputi pengambilan sampel, maserasi menggunakan etanol 96%, evaporasi, serta analisis menggunakan instrumen GC-MS. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak daun A. alba mengandung dua senyawa bioaktif, yaitu 4-(1H-1,2,3,4-Tetrazol-5-yl) piperidine dan Hexadecanal, yang keduanya memiliki sifat antijamur. Senyawa 4-(1H-1,2,3,4-Tetrazol-5-yl) piperidine dikenal mampu mengganggu sintesis dinding sel jamur, sedangkan Hexadecanal berperan dalam merusak membran sel jamur melalui peroksidasi lipid. Hasil penelitian ini memperkuat data potensi A. alba sebagai sumber biofungisida alami yang dapat digunakan dalam pertanian berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap fungisida sintetis. Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya eksplorasi biodiversitas mangrove dalam upaya menemukan senyawa bioaktif baru untuk sektor pertanian dan farmasi.
