Analisis Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pelestarian Cagar Alam Pager Wunung Darupono Kabupaten Kendal pada Tahap Pelaksanaan
Abstract
Cagar alam adalah kawasan suaka alam yang di dalamnya terdiri dari berbagai jenis flora dan fauna khas, serta ekosistem tertentu yang perlu perlindungan dan berkembang secara alami yang hanya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kegiatan penunjang budidaya. Pelestarian cagar alam tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga tanggung jawab masyarakat, untuk itu peran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga dan melestarikan cagar alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pelestarian Cagar Alam Pager Wunung Darupono pada tahap pelaksanaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif dengan metode deskriptif. Tingkat partisipasi diukur menggunakan analisis delapan tangga partisipasi Arnstein pada tahap pelaksanaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pelestarian Cagar Alam Pager Wunung Darupono pada tahap pelaksanaan menghasilkan skor rata-rata 302 termasuk dalam tingkat partisipasi level empat yaitu Consultation dan berdasarkan pembagian kekuasaan, masuk tingkat partisipasi sedang atau tokenisme. Pada level ini komunikasi terjadi dua arah tetapi masih bersifat formalitas, masyarakat telah memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat, diskusi dan terlibat dalam kegiatan pengelolaan cagar alam, tetapi belum ada jaminan bahwa yang disampaikan akan dilaksanakan atau keputusan masih di bawah pemerintah
