Tingkat Kepatuhan terhadap Regulasi Tanaman Berkayu di Lahan Agroforestri Kesatuan Pengelolaan Hutan Batutegi

  • Rizki Gilang Wijaya
  • Rommy Qurniati
  • Duryat Duryat
  • Robithotul Huda

Abstract

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batutegi merupakan salah satu kawasan hutan lindung yang menerapkan pola tanam agroforestri di Blok Pemanfaatan melalui skema Hutan Kemasyarakatan sebagai upaya memulihkan tutupan vegetasi hutan dan merehabilitasi kondisi lahannya. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian komposisi tanaman berkayu pada lahan agroforestri di KPH Batutegi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 23 tahun 2021. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 di tiga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yaitu Gapoktan Mandiri Lestari, Sumber Makmur, dan Wana Tani Lestari yang mengelola lahan di KPH Batutegi Provinsi Lampung. Keberadaan tanaman berkayu berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem kawasan melalui pengendalian erosi tanah, menjaga kesuburan lahan, serta pengaturan tata air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan regulasi belum sepenuhnya efektif di tingkat tapak. Sebagian besar lahan petani (94,5%) di ketiga Gapoktan belum memenuhi ketentuan terkait jumlah tanaman berkayu pada pola agroforestri sebanyak minimal 200 individu/ha. Pengelolaan lahan masih didominasi komoditas pertanian dan perkebunan. Penerapan jumlah minimal tanaman berkayu sering menghadapi tantangan teknis di lapangan, seperti kompetisi ruang tumbuh dan cahaya matahari antara tanaman berkayu dengan tanaman utama

Published
2025-10-08
How to Cite
WIJAYA, Rizki Gilang et al. Tingkat Kepatuhan terhadap Regulasi Tanaman Berkayu di Lahan Agroforestri Kesatuan Pengelolaan Hutan Batutegi. Seminar Nasional Konservasi, [S.l.], p. 157-163, oct. 2025. ISSN 3024-9023. Available at: <https://semnaskonservasi.lppm.unila.ac.id/index.php/files/article/view/128>. Date accessed: 30 nov. 2025.