Indeks Nilai Penting dan Keanekaragaman Vegetasi pada lahan Agroforestri di Desa Mulyosari: Studi Kasus KPH Gedong Wani

  • M. Akhnaf Meidistio Pratama
  • Rommy Qurniati
  • Machya Kartika Tsani
  • Slamet Budi Yuwono

Abstract

Sistem agroforestri mencakup keanekaragaman vegetasi yang mengkombinasikan tanaman pertanian dan kehutanan dalam satu lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Indeks Nilai Penting dan keanekaragaman jenis tanaman agroforestri di Desa Mulyosari yang berada di area Kesatuan Pengelolaan Hutan Gedong Wani. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan menetapkan plot lingkaran sebagai plot ukur. Hasil penelitian ini menunjukan nilai Indeks Nilai Penting pada jenis tanaman herba yaitu tanaman pisang (Musa paradisiaca) dengan nilai 42,72%. Pada jenis tanaman berkayu dengan fase semai yaitu karet (Hevea brasiliensis) dengan nilai 93,94%. Fase Pancang yaitu jeruk (Citrus sinensis) dengan nilai 57,57%. Fase tiang yaitu karet (Hevea brasiliensis) dengan nilai 110,23%. Fase pohon yaitu karet (Hevea brasiliensis) dengan nilai 83,76%. Pada nilai Indeks Keanekaragaman untuk jenis tanaman herba yaitu dengan nilai 2,03. Pada nilai Indeks Keanekaragaman untuk jenis tanaman berkayu pada fase semai dengan nilai 1,30. Pada nilai Indeks Keanekaragaman fase pancang dengan nilai 2,25. Pada nilai Indeks Keanekaragaman fase tiang dengan nilai 1,04. Pada nilai Indeks Keanekaragaman fase pohon yaitu 0,50.

Published
2025-12-30
How to Cite
PRATAMA, M. Akhnaf Meidistio et al. Indeks Nilai Penting dan Keanekaragaman Vegetasi pada lahan Agroforestri di Desa Mulyosari: Studi Kasus KPH Gedong Wani. Seminar Nasional Konservasi, [S.l.], p. 218-225, dec. 2025. ISSN 3024-9023. Available at: <https://semnaskonservasi.lppm.unila.ac.id/index.php/files/article/view/145>. Date accessed: 15 jan. 2026.