Keanekaragaman Jenis Burung Di Lahan Reklamasi PT.Natarang Mining Kabupaten Tanggamus
Abstract
Keanekaragaman Jenis Burung Pada Lahan Reklamasi Tambang PT. Natarang Mining Kabupaten Tanggamus
Adit Alfareza1*, Yulia Rahma Fitriana1, Dian Iswandaru1, Bainah Sari Dewi1
Jurusan Kehutanan, Universitas Lampung
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung 35145
*aditalfareza69@gmail.com
Intisari — Keberadaan burung dapat menjadi salah satu indicator dalam penilaian kondisi kawasan. Hal ini dikarenakan burung memiliki sifat yang dinamis dan mampu menjadi indikator perubahan lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis burung yang ada pada lahan reklamasi tambang di PT Natarang Minning. Penelitian ini dilakukan November-Desember 2020 di lahan reklamasi PT. Natarang Mining, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus dengan menggunakan metode pengamatan secara langsung (point count) pada dua titik lokasi, yaitu pada Lahan Reklamasi Office dan Lahan Reklamasi Waste Dam. Pengamatan dilakukan pada pagi hari pukul 06.00 WIB-09.00 WIB, siang hari pukul 11.00 WIB-14.00 WIB, dan sore hari pukul 15.00 WIB-18.00 WIB, dimana setiap lokasi dilakukan tiga kali pengulangan. Jarak antar titik hitung 100 meter dengan radius pengamatan sejauh 50 meter, serta lama pengamatan kurang lebih 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan jika pada kedua lahan ini memiliki indeks keanekaragaman burng yang sedang (PC1=2,47 dan PC2=2,66) dengan indeks kesamaan jenis sebesar 94%. Lokasi penelitian memiliki nilai indeks kesamarataan jenis yang termasuk pada kategori komunitas stabil.
References
A.F. Anggana, S.A. Cahyono and C.Y. Lastiantoro, “Keanekaragaman hayati di lahan rehabilitasi Taman Nasional Meru Betiri dan implikasi kebijakannya: Kasus Desa Wonosari,” Jurnal Ilmu Lingkungan, vol. 17( 2), 283-290. 2019.
A.M. Solahudin, Keanekaragaman Jenis Burung Air di Lebak pampangan Kecamatan pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Bandar Lampung: Universitas Lampung. Tidak Dipublikasikan. 63 p. 2003.
C. Bibby, D.B. Neil, and H. David, Bird Census Techniques. UK: the Cambridge University Press, 2004.
E. Kurniawan, Studi wisata pengamatan burung (birdwatching) di lahan basah Desa Kibang Pacing Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. Bandar Lampung: Universitas Lampung. 45 p.
J. MacKinnon, K. phillips, and b. Van Balen, Burung-Burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Jakarta: Departemen Kehutanan. 2010.
M. Ridwan, “Hubungan keanekaragaman burung dan komposisi pohon di Kampus Kentingan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah,” Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon, vol.1(3), 660-666. 2015.
R. Sutiawan and J.B. Hernowo,” Analisis populasi dan habitat bangau tongtong (Leptoptilos javanicus horsfields 1921) di Taman Nasional Alas Purwo, Jawa Timur,” Media Konservasi, vol.2(.3), 207–215. 2017.
V.B. Silahooy, L.M.C. Huwae, K. Pentury,” Inventarisasi jenis burung di habitat Hutan Desa Waai Kabupaten Maluku Tengah,” BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, vol.5(1), 20-23. 2020.
W. Sukmantoro, M. Irham, W. Novarino, F. Hasadungan, N. Kemp, and M. Muchtar, Daftar Burung Indonesia No.2. Bogor: Indonesian Ornithologists’ Union. 2007.
