Dung Beetle Yang Mendominasi Di Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Unila Blok Pemanfaatan Tahura WAR
Dung Beetle Yang Mendominasi Di Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Unila Blok Pemanfaatan Tahura WAR
Abstract
Intisari — Kumbang kotoran atau sering disebut dung beetle memiliki peran penting sebagai bioindikator Kumbang kotoran merupakan komponen pengurai penting dalam ekosistem hutan sekunder. Kumbang kotoran memiliki peran penting karena kumbang ini memiliki peran dalam mengurai kotoran hewan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kumbang kotoran yang mendominasi lokasi penelitian Arboretum 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Universitas Lampung di Blok Pemanfaatan Tahura WAR pada bulan September, Oktober, dan November 2021. Peralatan Yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah cangkul, perangkap ini dibuat dari ember 1 liter yang diisi air 500 ml dengan gelas plastik berisi kotoran, diikat dengan kawat ke kaca, dan kamera untuk dokumentasi. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kotoran sapi, rusa dan kambing. Metode yang digunakan adalah metode perangkap. Hasil penelitian adalah banyaknya jenis kumbang kotoran yang ditemukan selama 3 bulan penelitian ini yaitu pada bulan September 21 ditemukan individu kumbang kotoran, pada tanggal 16 Oktober ditemukan individu kumbang kotoran, dan pada tanggal 12 November juga ditemukan individu kumbang kotoran. , sehingga jumlah individu yang ditemukan di Tahura WAR ada 49 kumbang kotoran. Indeks dominasi Simpson ditemukan 24 individu kumbang kotoran jenis Catharsius molossus dengan indeks 0,46 pada kategori C < 0,5 tidak ada yang mendominasi, spesies Oryctes rhinoceros ditemukan 22 individu dengan indeks 0,45 dengan kategori C < 0,5 tidak ada yang mendominasi, dan pada Aphodius marginellus spesies ditemukan 3 individu dengan indeks 0,43 pada kategori C<0,5, tidak ada satupun yang mendominasi.
Kata kunci — Dung beetle, Blok pemanfaatan, Tahura WAR.
